Latest Post

Danau Lotus Terbesar Kedua di Dunia Ada di Flores


Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) terkenal dengan berbagai danau. Ada danau tiga warna Kelimutu di Kabupaten Ende, ada danau vulkanik yang aktif dengan nama Danau Sano Nggoang. Bahkan ada Danau Ranamese yang masuk dalam Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng yang berada di pinggir jalan Transflores Borong-Ruteng.

Pulau, Flores, Nusa Tenggara Timur, NTT, danau tiga warna, Kelimutu, vulkanik, Danau Sano Nggoang, Danau Ranamese, bunga, lotus, wisata lombok, backpacker, wisata indonesia, liburan, wisata tiket,

Selanjutnya, ada sebuah danau di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambirampas, Kabupaten Manggarai Timur yang sangat berbeda dengan danau-danau lainnya. Danau itu adalah Danau Rana Tonjong yang merupakan danau lotus (Nelumbo nucifera) raksasa terbesar kedua di dunia setelah danau serupa di India.

Dalam dialek Manggarai Timur, 'rana' berarti danau dan 'tonjong' berarti lotus. Danau ini sudah berusia ratusan tahun. Di sekitar danau ini ada persawahan milik masyarakat Pota. Bahkan, bunga lotus ini bisa mekar tergantung air yang masuk ke danau.

Danau ini memiliki luas 2,5 hektar yang selalu mekar pada April-Juni setiap tahun. Bahkan biji lotus ini bisa dimakan oleh masyarakat setempat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Kadar protein dari biji lotus ini sangat tinggi. Warga sekitar danau ini yang berasal dari warga Kelurahan Pota selalu mengambil buahnya untuk dimakan bahkan anak-anak sekolah juga makan buah lotus.

Demikian dijelaskan Abdullah Masjuban, pegawai harian lepas Dinas Pariwisata Manggarai Timur kepada KompasTravel di Pota, Kamis (9/4/2015).

Masjuban menjelaskan, wisatawan asing dan domestik sudah mengetahui bulan mekarnya lotus ini sehingga setiap tahun mereka berkunjung ke Pota untuk melihat keunikan dan keindahan lotus terbesar kedua di dunia ini.

“Saya yang selalu memandu wisatawan dan tamu yang ingin melihat keindahan danau lotus yang hanya ada di Kabupaten Manggarai Timur, khususnya di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambirampas. Wisatawan asing sudah mengetahui lotus terbesar di wilayah ini. Mereka biasanya datang dari Labuan Bajo atau datang dari Maumere yang dibawa oleh pemandu-pemandu di Pulau Flores,” jelasnya.


Pulau, Flores, Nusa Tenggara Timur, NTT, danau tiga warna, Kelimutu, vulkanik, Danau Sano Nggoang, Danau Ranamese, bunga, lotus, wisata lombok, backpacker, wisata indonesia, liburan, wisata tiket,
KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR
Bunga lotus sedang mekar di Danau Rana Tonjong, Kelurahan Pota, Kecamatan Sambirampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Danau Rana Tonjong merupakan danau lotus raksasa terbesar kedua di dunia setelah danau lotus serupa di India.

Tim ekspedisi utara yang terdiri dari jurnalis dan pegawai dari beberapa instansi di Kabupaten Manggarai Timur berkunjung ke Danau Rana Tonjong di saat lotus itu sedang mekar. Satu danau yang terbesar di Manggarai Timur dipenuhi oleh bunga-bunga lotus. Tim ekspedisi yang dikhususkan untuk mempromosikan pariwisata di wilayah Utara dari Manggarai Timur takjub dengan keunikan dan keindahan lotus itu.

Tim ekspedisi yang dipandu oleh Staf Humas, Agustinus Supratman serta didampingi sejumlah tenaga harian lepas dari Dinas Pariwisata yang bertugas di Kecamatan Sambirampas berkali-kali memberikan keterangan yang berkaitan dengan keunikan danau tersebut.

Kurang lebih dua jam rombongan mengamati dan memotret keunikan bunga lotus yang sedang mekar. Yang ada dalam diri rombongan adalah keheranan dengan melihat dan menyaksikan sendiri bunga lotus raksasa itu.

“Satu danau besar tumbuh bunga lotus raksasa yang satu-satunya ada di Indonesia, dan berada di Flores. Selama ini wisatawan mancanegara dan domestik selalu mengunjungi danau tiga warna di Moni, Kabupaten Ende, Danau Sano Nggoang di Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat. Kini saatnya wisatawan asing mengunjungi danau lotus terbesar. Wisatawan juga dapat menikmati buah lotus yang bisa dimakan,” tutur Lasarus Gon, salah seorang tim ekspedisi Utara kepada KompasTravel.

Albertus Harianto, wartawan Flores Pos mengaku bangga dengan Kabupaten Manggarai Timur yang memiliki aset pariwisata masih tersembunyi. Berbagai obyek pariwisata tersedia di sembilan kecamatan yang belum dikelola dengan baik berupa wisata bahari, wisata gunung, agrowisata kopi dan cengkeh, serta air terjun.

Mantan wartawan Pos Kupang, yang sekarang menjadi Redaktur Pelaksana Majalah Kabar NTT, Kanis Lina Bana menjelaskan, Kecamatan Sambirampas terkenal dengan Komodo Flores yang sudah diteliti oleh peneliti dari Amerika Serikat yang didampingi almarhum Rofino Kant beberapa tahun lalu.

Pada ekspedisi Komodo Flores di Pota, saya ikut meliput terkait dengan informasi adanya binatang ajaib di Kecamatan Sambirampas. Benar, bahwa beberapa tahun lalu, tim ekspedisi ini melihat dan meneliti keberadaan Komodo Flores di bagian utara Pulau Flores.


Pulau, Flores, Nusa Tenggara Timur, NTT, danau tiga warna, Kelimutu, vulkanik, Danau Sano Nggoang, Danau Ranamese, bunga, lotus, wisata lombok, backpacker, wisata indonesia, liburan, wisata tiket,
KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR
Danau Rana Tonjong di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambirampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur merupakan danau lotus raksasa terbesar kedua di dunia setelah danau lotus serupa di India.

“Saya sudah sering menulis pariwisata di Kecamatan Sambirampas. Saya pernah didampingi Kepala Desa Nangambaur, Warkah Jalu untuk berkeliling di beberapa obyek wisata. Kini ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur di era kepala dinas yang baru dengan kerja sama bagian Humas untuk mengundang jurnalis dalam melihat, mengamati dan mempublikasi keunikan-keunikan dari Kecamatan Sambirampas,” jelasnya.

Anggota DPRD Manggarai Timur, Adven Peding mengatakan, butuh kerja sama berbagai pihak untuk mengembangkan dan mempromosikan keunikan-keunikan pariwisata di Manggarai Timur. Selama ini informasi tentang pariwisata di Manggarai Timur masih sangat minim sehingga dunia luar tidak pernah mengetahuinya.

“Saya pikir Manggarai Timur harus memiliki ikon atau branding dalam mempromosikan pariwisata. Jika tidak ada branding yang mengundang wisatawan maka pariwisata di Manggarai Timur tetap berjalan di tempat. Dinas Pariwisata harus kreatif dan memiliki inovasi dalam mengembangkan pariwisata di Manggarai Timur yang tak kalah jauh dengan kabupaten lain di Pulau Flores,” paparnya.

Di balik keunikan dan keindahan pariwisata di Manggarai Timur dibutuhkan infrastruktur jalan yang bagus menuju ke lokasi wisata. Contoh, jalan raya ke Pantai Mbolata, di Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba yang ramai dikunjungi wisatawan domestik dari berbagai kabupaten di Pulau Flores belum diaspal. Ah, betapa uniknya pariwisata di Manggarai Timur. travel.kompas.
 

Sungai Martapura Jadi Magnet Wisata Kota Banjarmasin


PUKUL 05.00 Wita di Kota Banjarmasin, suara azan Subuh berkumandang. Langit masih gelap. Setelah suara azan tidak lagi terdengar, yang terbiasa hidup di zona waktu Indonesia bagian barat biasanya tergoda melanjutkan tidur. Apalagi, pada hari Minggu. Pukul 05.00 Wita di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, masih seperti pukul 04.00 WIB.

sungai, martapura, batu, kecubung, bacan, borneo, kalsel, kalimantan, backpacker, backpacker borneo, adzan, banjarmasin, wisata tiket,
Menara Pandang di taman tepian Sungai Martapura di tengah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menjadi salah satu ikon wisata sungai di kota ini. Bangunan yang selesai dibangun Pemerintah Kota Banjarmasin pada 2014 itu menjadi tempat bersantai warga untuk menikmati panorama kota dan sungai.

Setelah subuh setiap hari Minggu, sebagian warga di Kota Banjarmasin umumnya bergegas pergi ke pusat kota. Warga tumpah ruah di ruas-ruas jalan protokol di sekitar Masjid Raya Sabilal Muhtadin, terutama di ruas Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Pierre Tendean. Dua ruas jalan yang sejajar dengan Sungai Martapura itu menjadi pusat keramaian pada akhir pekan.

Berbagai kegiatan dilakukan masyarakat di kedua ruas jalan itu. Ini karena terdapat taman tepian sungai, yang oleh masyarakat setempat disebut siring. Aktivitas mingguan di jalan dan siring adalah olahraga, seperti jalan sehat, joging, senam pagi, dan bersepeda. Tak jarang pula ada kegiatan kampanye suatu produk, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Keramaian pada akhir pekan itu tidak hanya di jalan dan siring, tetapi juga di Sungai Martapura, yang membelah kota. Di sungai itu ada pasar terapung, yang menjual buah-buahan, tanaman, dan aneka makanan dan jajanan tradisional. Selain itu, ada hiburan musik tradisional dan kelotok (perahu bermotor) wisata, yang siap melayani warga menyusuri sungai.

Menurut Hasan Zainuddin, warga Kota Banjarmasin, kegiatan masyarakat di pusat kota baru hidup setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin serius menata Sungai Martapura. ”Beberapa tahun silam, daerah tepian sungai itu merupakan salah satu permukiman padat, sehingga membuat wajah kota terkesan kumuh,” kata Sekretaris Forum Komunitas Hijau (FKH) Banjarmasin itu.

Namun, setelah pemkot menggusur permukiman padat di bantaran sungai dan merelokasi warga, kota ini pun mulai terlihat cantik sesuai dengan klaimnya sebagai Kota Bungas (cantik). Jargon ”Banjarmasin Bungas” yang terpampang di beberapa ruas jalan protokol, hampir tidak terbantahkan jika melihat kota yang berdiri tahun 1526 ini di pusat kota.

Kepala Bidang Pengembangan Wisata Dinas Pariwisata, Seni, dan Kebudayaan Kota Banjarmasin, Khuzaimi, mengatakan, penataan daerah tepian Sungai Martapura di tengah kota dilakukan sejak empat tahun lalu. Kawasan kumuh perlahan-lahan diubah menjadi taman hijau yang asri, sehingga menjadi kawasan wisata sekaligus ruang terbuka bagi warga untuk berkumpul, berinteraksi, dan bersosialisasi.

Sebagai kawasan wisata sungai berbasis budaya, sejak 2014 setiap akhir pekan, pasar terapung dihadirkan di tengah kota, tanpa menghilangkan pasar terapung tradisional di Muara Sungai Kuin. Tujuh puluh pedagang dikumpulkan untuk berjualan di kawasan siring setiap Minggu. ”Tujuannya agar masyarakat dan pengunjung gampang melihat pasar terapung,” kata Khuzaimi.

Menurut Khuzaimi, pemkot menggelontorkan dana cukup besar untuk membuat kawasan wisata sungai di tengah kota dan menghidupkan pasar terapung. Namun, dana yang dikeluarkan sebanding dengan manfaatnya bagi masyarakat. Bahkan, manfaatnya bagi kehidupan warga kota jauh lebih besar. Setiap Minggu, kalau tidak hujan, pengunjung yang datang ke siring 2.000 sampai 3.000 orang.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kalsel, Aloysius Jono Purwadi, mengatakan, sungai merupakan potensi wisata yang luar biasa di Banjarmasin. Wisata sungai adalah magnet untuk menarik wisatawan datang ke Banjarmasin. Namun, potensi itu cukup lama dibiarkan terbengkalai.

Menurut Purwadi, potensi pariwisata yang bernilai jual tinggi tidak cukup hanya dipromosikan, tetapi harus dibenahi dengan serius sehingga menarik wisatawan untuk datang dan selalu ingin datang kembali.

Terus ditata

Wali Kota Banjarmasin Muhidin mengatakan, pemkot berkomitmen mengembangkan Banjarmasin menjadi kota cerdas, sehat, dan nyaman. Salah satu upayanya ialah dengan terus menata wajah kota agar menjadi lebih hijau. ”Kami ingin menjadikan Banjarmasin sebagai kota cerdas, sehat, dan nyaman dengan kekhasannya sebagai kota sungai,” katanya.

Banjarmasin memang dikenal dengan julukan Kota Seribu Sungai. Menurut catatan Dinas Sumber Daya Air dan Drainase Kota Banjarmasin, terdapat 102 sungai yang melintasi Banjarmasin. Sungai Martapura adalah yang terbilang istimewa. Sungai itu melintas di tengah kota dan seolah-olah membelah Banjarmasin menjadi dua bagian.

Muhidin mengatakan, pemkot berupaya menyelesaikan pembangunan siring di tengah kota. Panjang total siring di sisi timur dan barat Sungai Martapura adalah 6 kilometer. Pemkot juga mulai menata kawasan padat di Jalan Veteran, yang terletak tidak jauh dari siring. ”Daerah Veteran akan menjadi pecinan modern,” ujarnya.

Menurut Khuzaimi, pengembangan wisata berbasis sungai di tengah kota, sangat menunjang perekonomian Banjarmasin. Banjarmasin adalah pusat bisnis. Dengan adanya wisata di tengah kota, pebisnis yang datang ke Banjarmasin diharapkan memperpanjang waktu tinggal, untuk menikmati keindahan kota.

Sebagai warga Kota Banjarmasin, Hasan Zainuddin berharap pemkot tetap memprioritaskan penataan sungai untuk mewujudkan Banjarmasin sebagai kota hijau, sehat, dan nyaman. Kota ini bisa dan harus cerdas dari aspek lingkungan. Orang pun nanti dapat menikmati masa tuanya dengan bahagia di kota tertua di Kalimantan ini. travel.kompas. 
 

10 Kota Dunia Dengan Hostel Backpacker Termurah

10 Kota Dunia Dengan Hostel Backpacker TermurahMenginap di hostel merupakan salah satu cara untuk mengirit pengeluaran akomodasi selama traveling. Di antara berbagai kota besar di dunia, setidaknya ada 10 kota dunia yang memiliki biaya hostel backpacker termurah.

Adalah Numbeo, situs database terbesar dunia untuk data kontribusi user terkait harga dan biaya, membuat penelitian Cost of Living Index for Country 2015. Riset ini mengungkapkan 119 negara dengan kota yang memiliki biaya hostel backpacker murah, yaitu Backpacker Hostel Index.

Dilongok detikTravel dari situs resminya, Kamis (15/4/2015) Numbeo berpatok pada harga menginap di hostel backpacker di Kota New York, AS, dengan nilai 100 persen. Kota dunia yang indexnya di bawah 100 persen, artinya lebih murah. Maka, kita mendapatkan 10 kota dunia dengan biaya hostel backpacker yang termurah.

Berdasarkan index yang ada di situs Numbeo, disebutkan kalau Kota Madrid di Spanyol dan Roma di Italia memiliki persentase biaya Hostel Backpacker yang paling murah di dunia. Persentase biaya menginap di Madrid dan Roma hanya 2,08%-nya dibandingkan menginap di hostel backpacker di Kota New York.

Selain Madrid dan Roma, masih ada 8 kota dengan biaya menginap di hostel backpacker paling murah di dunia menurut Numbeo. Indeks disebutkan dalam satuan persen:

1. Madrid, Spanyol (2,08%)
2. Roma, Italia (2,08%)
3. Cordoba, Spanyol (6,25%)
4. Istanbul, Turki (6,25%)
5. Kathmandu, Nepal (10,42%)
6. Ottawa, Kanada (10,42%)
7. Bristol, Inggris (12,50%)
8. Ahmedabad, India (17,44%)
9. Dublin, Irlandia (18,75%)
10. Barcelona, Spanyol (35,42%)


Ilustrasi Thinkstock - travel.detik
 

9 Hal Baik Inilah yang Akan Kamu Rasakan, Ketika Kamu Berani Berlibur Tanpa Smartphone

Di era modern seperti sekarang, smartphone sudah menjadi kebutuhan primer, sama seperti makanan dan kamar kost. Produk teknologi ini memang sangat memudahkan hidup manusia di segala aspek, sih. Kemanapun kita pergi, kita gak pernah lupa membawanya. Termasuk saat traveling.
Liburan tanpa smartphone tuh rasanya insecurebanget. Soalnya begitu banyak hal yang memudahkanmu ada di sana, mulai dari aplikasi peta navigasi, booking hotel, penerjemah bahasa, sampai media sosial untuk berbagi momen selama perjalanan.
Tapi gak ada salahnya kok kamu mencoba jalan-jalan tanpa benda keramat itu. Istilah kerennya, digital detox. Mungkin awalnya memang terlihat susah. Tapi ketika kamu benar-benar melaksanakannya, justru hal-hal baik ini yang akan kamu rasakan:
1. Tanpa smartphone dalam genggaman, kamu akan terbebas dari arus informasi yang saling menyanggah dan ujung-ujungnya membingungkan
Tenggelam dalam arus informasi
Tenggelam dalam arus informasi via www.thevisualstoryteller.net
Coba deh kamu bayangkan, berapa jam sehari yang kamu habiskan untuk tenggelam dalam linimasa media sosial, portal berita online, maupun kanal informasi lainnya. Tanpa disadari, gempuran arus informasi yang sangat cepat berseliweran di smartphonemu itu bikin kamu “kelebihan informasi” atau information overload, apalagi sebagian besar informasi yang masuk itu gak benar-benar penting.
Nah, liburan adalah saatnya kabur sejenak dari arus informasi yang gak terbatas ini. Tanpa smartphone, kamu bisa lebih fokus dalam menikmati liburanmu.
2. Kamu bisa berkonsentrasi penuh pada traveling-mu. Gak perlu sibuk cari colokan atau WiFi karena kamu gak butuh semua itu
Melepaskan diri dari belenggu macam ini
Melepaskan diri dari belenggu macam ini via www.thevisualstoryteller.net
Tanpa kita sadari, smartphone membelenggu kita dengan beragam cara. nah, dengan meninggalkannya di rumah selama liburan, kamu akan benar-benar merasa bebas. Bebas dari arus informasi yang gak ada habisnya, bebas dari kebutuhan akan sinyal wifi, kuota internet, sampai colokan listrik serta powerbank buat ngisi ulang daya smartphonemu. Alhasil, kamu pun akhirnya bisa menikmati pengalaman liburan yang berkualitas dan berbeda dari biasanya.
3. Smartphone memang menawarkan kemudahan. Tapi, tanpa itu perjalananmu justru akan semakin menantang
Mencoba traveling yang lebih menantang tanpa aplikasi ini
Mencoba traveling yang lebih menantang tanpa aplikasi ini via galleryhip.com
Tanpa smartphone berarti kamu mesti liburan tanpa teknologi. Gak ada peta digital, gak ada aplikasi booking hotel, dan tentu saja gak ada Mbah Google yang selalu kamu andalkan. Bagi banyak orang, hal ini merepotkan dan bikin kuatir.
Tapi, coba deh lihat dari sudut pandang yang berbeda: liburanmu bakal jadi lebih seru dan menantang. Toh, orang tuamu serta orang-orang di era 10-20 tahun yang lalu juga dulu bisa tetap menikmati liburan meski tanpa smartphone, tuh. Anggap aja kamu menikmati liburan ala orang zaman dulu.
4. Tanpa peta dan navigasi digital, kamu akan lebih peka dalam membaca peta dan menentukan arah
Membaca peta dan memahami arah
Membaca peta dan memahami arah via www.huffingtonpost.com
Peta dan navigasi digital yang dimiliki smartphone memang memudahkan kita untuk menuju ke suatu tempat. Tapi, ketergantungan terhadap teknologi itu hanya akan melemahkan sense of direction atau kemampuan membaca arah yang kita punyai.
Alih-alih terus memanfaatkan peta digital, gak ada salahnya membawa peta betulan, menandai tempat-tempat yang mau kamu kunjungi di sana, dan memperhatikan setiap petunjuk jalan dengan fokus. Dengan begitu, kamu gak akan mudah kehilangansense of direction ini.
5. Memutuskan diri sejenak dari interaksi dunia maya akan membuatmu terkoneksi lebih baik dengan orang-orang yang kamu temui di dunia nyata
Terkoneksi dengan orang-orang di sekitarmu
Terkoneksi dengan orang-orang di sekitarmu via startupdope.com
Ya, liburan adalah saatnya memutuskan diri sejenak dari interaksi dunia maya yang selama ini terhubung denganmu. Tanpa smartphone yang mendistraksi, kamu akan lebih mudah terkoneksi dengan orang-orang yang ada di sekitarmu. Kamu bisa berkenalan, ngobrol, dan seru-seruan dengan warga lokal atau sesama traveler tanpa harus harus terganggu oleh notifikasi di Facebook.
6. Mau gak mau, kamu mesti menanggalkan keinginan untuk pamer lewat media sosial
Lupakan Instagram sejenak
Lupakan keinginan mengunggah foto ke Instagram barang sejenak via www.threadsuk.com
Pamer di media sosial kayaknya menjadi salah satu “penyakitnya” anak muda zaman sekarang. Makan enak di restoran apa, upload. Lagi jalan-jalan ke pantai apa, upload. Alih-alih menikmati apa yang ada di depan mata, akhirnya kamu justru terlalu sibuk update status dan mengunggah foto ke medsos macam Path dan Instagram dan mantengin berapa jumlah likes yang kamu dapat.
Tanpa adanya smartphone di tanganmu, mau gak mau kamu mesti menganggalkan kebiasaan ini. Tapi tenang, liburanmu gak akan jadi membosankan, kok. Kamu bisa bersantai, baca buku, jalan-jalan, ajojing di bar, atau bahkan ngajak kenalan seseorang, siapa tahu ketemu jodoh!
7. Dengan meninggalkan smartphone barang sejenak, kamu punya kesempatan untuk lebih mengenal dirimu sendiri
Menikmati waktu untuk diri sendiri
Menikmati waktu untuk diri sendiri via www.worldofwanderlust.com
Me-time atau waktu berkualitas yang kamu tujukan untuk dirimu sendiri itu penting lho. Selain sebagai waktu merenung, kamu juga jadi punya kesempatan untuk mengenal dirimu sendiri lebih jauh. Ya, gak cuma orang lain yang bisa diajak kenalan, dirimu pun bisa ajak bermonolog demi mengetahui lebih jauh tentang dirimu sendiri. Semua ini tentu mustahil bila ada smartphone yagn selalu menjadi pelarian di saat kamu sedang gak ngapa-ngapain.
8. Survive traveling tanpa smartphone adalah bukti bahwa kamu tetap smart meski tanpa smartphone
Tetap smart meski tanpa smartphone
Tetap smart meski tanpa smartphone via saintsonaplane.com
Smartphonemu tuh bukan otakmu, lho. Tanpa itu, kamu masih bisa tetap berfungsi, kok. Justru, sesekali benda perlu enyah dari dirimu, agar kamu bisa benar-benar berfungsi sebagai manusia lewat indera-indera yang kamu miliki. Lagian, lebih asyik mana sih, liburan tapi gak menikmati setiap detilnya gara-gara smartphone, atau benar-benar meresapi setiap pengalaman yang kamu temui dengan segala indera di tubuhmu?
Menikmati setiap momen dan mengenangnya dalam benak—bukan lewat status, check-in, maupun unggah foto ke media sosial—adalah buktinya bahwa kamu tetapsmart meski tanpa smartphone.
9. Di tempat-tempat liburan yang terpencil, sinyal tuh susah. Jadi, buat apa bawa smartphone?
Gak perlu repot-repot cari sinyal
Gak perlu repot-repot cari sinyal via proof.nationalgeographic.com
Bagi yang suka liburan ke daerah-daerah terpencil kayak gunung, pantai, dan pulau-pulau eksotis, liburan tanpa smartphone harusnya bukan hal yang sulit buat kamu. Ya, soalnya biasanya di tempat-tempat terpencil tuh sinyal cukup susah didapat. Daripada terdistraksi gara-gara bolak-balik ngecek sinyal, mendingan tinggal aja deh di rumah! hipwee
Nah, itu dia beberapa alasan kenapa kamu mesti mencoba jalan-jalan tanpa smartphone sesekali. Kalau kamu mau menambahkan pendapatmu sendiri, yuk, langsung coret-coret aja di kolom komentar.
 

Tempat Membeli Tiket Kereta Api Online Selain Lewat Loket Stasiun

Banyak masyarakat yang tidak kebagian tiket kereta api online untuk pemberangkatan pada mulai H-7 untuk tujuan Lebaran 2015. Mereka yang memutuskan mengantre di stasiun online lebih banyak yang kecewa ketimbang pemesan lewat jalur maya. Pasalnya, pengantre tiket di stasiun mesti menunggu loket buka di pagi hari. Sementara untuk pemesan lewat situs KAI atau piranti online lainnya, sudah bisa memesan sejak pukul 00.00 waktu setempat.

Agar rebutan tiket kereta api Lebaran ini optimal, sangat disarankan melalui situs internet. Ketersediaan tiket dan tempat duduk bisa dipantau setiap saat. Bahkan, dari jalur ini pun banyak tiket yang telah terbooking yang akhirnya berujung pada habisnya tiket kereta di pagi hari untuk tujuan hari tertentu. Perlu diketahui, tiket kereta bisa dibeli 90 hari sebelum hari pemberangkatan.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah meyediakan situs reservasi tersendiri. Namun jika pengguna situs tersebut padat dan menjadi lambat untuk diakses, Anda bisa menggunakan layanan dari penyedia jasa tiket lainnya yang telah bekerjasama dengan PT KAI. Beberapa di antaranya adalah kantor pos terdekat, minimarket Alfamart dan Indomaret, hingga agen travel. Jika secara online, Anda dapat masuk ke situs seperti Tiket.com atau Padicity. Pemilik smartphone Android dan Blackberry pun bisa mengunduh aplikasi pemesanan tiket kereta api yang dirilis situs tersebut termasuk aplikasi KAI Access milik PT KAI.
Ticketing melalui jaringan online bisa dilakukan melalui channel-channel eksternal yang sudah bekerja sama dengan PT KAI, tidak selalu harus melalui situs PT KAI,” kata Bambang Setiyo Prayitno, Kepala Humas PT KAI Daops I Jakarta, seperti dikutip Tempo.
Ketika melakukan pemesanan tiket kereta api online, pastikan nama penumpang yang didaftarkan sudah sesuai dengan nama yang tertera pada kartu identitas diri (KTP atau SIM) yang bersangkutan. Pasalnya, ketidaksesuaian nama dengan kartu identitas diri menyebabkan tidak diperbolehkannya penumpang naik ke dalam kereta. sidomi.
 

Tiket KA Mudik Lebaran Sudah Dapat Dipesan Online


PT Kereta Api Indonesia, menjual tiket kereta api menjelang lebaran H-90 dari hari keberangkatan. Sudah tak asing jika masyarakat yang ingin pulang kampung menggunakan kereta api saling berebut tiket.


Dampaknya, antrean panjang pembeli tiket di stasiun sudah biasa kita lihat menjelang hari-hari lebaran. Namun, bagaimana dengan pemesanan tiket kereta api secara online?

Tiket, lebaran, mudik, idul fitri, idul adha, puasa, mudik lebaran, tiket mudik, KA, pesawat, Promo lebaran, tiket murah, backpacker akhir pekan, wisata tiket,



Salah satu calon pemudik, Siti (50), mengaku kesulitan untuk membeli tiket melalui online. Pasalnya, situs resmi PT KAI dan situs reservasi tiket online, yaitu Tiket.com, tiba-tiba sulit diakses.



"Sudah dari kemarin siap-siap beli tiket dari internet (online) tapi belum dapat saja," tutur Siti yang berprofesi sebagai penjaga kost di Jalan Pilar Utama, Kedoya, Jakarta Barat, kepada Metrotvnews.com, Kamis (16/4/2015).



Meski sudah ancang-ancang waktu dari pukul 00.01 WIB, Siti tetap kesulitan mendapatkan tiket, situs tak dapat diakses. Kalau pun bisa, sudah tertera tulisan tiket habis.



"Kemarin dari subuh saya cek tapi sudah habis. Malam ini jam 12 tapi malah enggak bisa masuk (diakses)," ungkap Siti yang berencana mudik ke Malang itu.



Pembelian tiket kereta api menjelang lebaran dan pascalebaran dijual H-90 hari keberangkatan. PT KAI sudah membuka pemesanan tiket kereta api sejak tanggal 8 April pukul 00.01 WIB.  metrotvnews. 
 

10 Pesona Wisata yang Dapat Kamu Nikmati Dengan Gratis di Bangkok

Thailand adalah salah satu negara tetangga yang paling menarik untuk dikunjungi, apalagi jikakamu baru pertama kali jalan-jalan ke luar negeri. Dengan biaya hidup yang gak semahal di Singapura, Negeri Seribu Pagoda ini juga ramah ke pada para penggendong ransel alias backpacker. Ditambah lagi, di sini banyak banget tempat-tempat wisata yang bisa kamu kunjungi tanpa perlu merogoh kocek.
Datang ke Thailand, biasanya Bangkoklah yang pertama akan kamu jelajahi. Sebagai ibukota, Bangkok juga menjadi gerbang pariwisata Negeri Gajah Putih ini. Nah, ikutHipwee berkeliling ke tempat-tempat wisata gratis di ibukota Thailand ini, yuk!

1. Khao San Road, tempat “pelarian” backpacker yang sangat hidup dan penuh warna

Khao San Road
Khao San Road, kampungnya backpacker. via www.flickr.com
Kalau kamu adalah seorang backpacker yang traveling ke Bangkok dengan bujet terbatas, Khao San Road bisa menjadi tempat pertama yang akan kamu kunjungi. Ruas jalan yang ikonik ini adalah kampungnya backpacker di Bangkok, mirip-mirip sama Malioboro di Yogyakarta.
Ruas jalan ini dipenuhi bar, guesthouse, hostel, hotel murah, penyedia jasa tur, toko kelontong, serta penjaja street food. Apa-apa murah di sini. Gak cuma jadi daya tarik pelancong dari luar, tempat ini juga menjadi salah satu tempat nongkrong warga lokal. Mungkin mereka mau cuci mata melihat bule yang kece-kece. Tapi, kalau kamu sih gak usah berharap dilirik warga lokal, orang kamunya aja mirip orang sana, kok. Hehe.
2. Negeri Seribu Pagoda ini sangat terkenal dengan kuil-kuilnya yang eksotis. Tapi, salah satu yang paling aneh ada di Wat Hua Krabeu
Wat
Wat Hua Krabeu via bangkokprojects.wordpress.com
Kuil-kuil atau yang disebut Wat ini tersebar di berbagai wilayah di Thailand. Di Bangkok, cukup banyak kok kuil yang tidak memungut biaya untuk memasukinya. Beberapa di antaranya adalah Wat Mangkorn Kamalawat di Chinatown, Wat Indraviharn di Dusit, and Wat Patum Wanaran di pusat Bangkok. Tapi, kalau kamu mencari yang gak biasa, coba deh datangi Wat Hua Krabeu yang berada di sisi barat Sungai Chao Praya.
Wat Hua Krabeu yang berarti Kuil Kepala Kerbau adalah salah satu kuil paling unik di Bangkok. Kuil ini memajang ribuan tengkorak kerbau sebagai pengingat bahwa populasi kerbau di Thailand telah menurun drastis sejak 1987. Padahal, 400 ribu ekor kerbau dijagal tiap tahunnya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dagingnya. Yang menarik, kamu bisa menemukan terowongan yang seluruhnya dibuat dari tengkorak kerbau.
Tak hanya itu, kepala biara juga mengoleksi mobil Benz klasik yang sepintas membuat kuil ini jadi mirip Museum Angkut di Kota Batu.
3. Buat kamu yang menyukai seni modern, jangan lupa singgah di Bangkok Art & Culture Center
Bangkok Art & Culture Center
Bangkok Art & Culture Center via www.thetrippacker.com
Bangkok Art & Culture Center (BACC) yang dibuka sejak 2008 ini adalah pusat kesenian yang memamerkan berbagai karya seni modern lewat bangunannya yang berbentuk melingkar setinggi sebelas lantai. Di luarnya, dipajang pula beragam karya seni instalasi yang menarik untuk dijadikan objek fotomu. Lagipula, gak ada ruginya menikmati arsitektur gedungnya yang modern dan menawan.
4. Bangkok memang surganya barang KW. Sampai-sampai barang KW ini punya museumnya sendiri.
Museum of Counterfeit Goods
Museum of Counterfeit Goods via www.10best.com
Museum sejarah yang berisi fosil-fosil mungkin udah biasa kamu lihat. Tapi, coba deh mampir ke salah satu museum paling unik di Bangkok ini: Museum of Counterfeit Goods alias Museum Barang Imitasi. Thailand memang terkenal dengan produksi barang-barang KW-nya. Di museum ini, kamu bisa menemukan berbagai produk asli disandingkan dengan produk palsunya. Mulai dari tas-tas bermerek, produk fashion, perlengkapan rumah tangga, sampai mainan.
Museum ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang hak kekayaan intelektual. Tak cuma gratis, kamu juga bakal ditemani pemandu yang akan menjelaskan seluk-beluk isi museum. Tapi, kamu mesti bikin janji dulu minimal 24 jam sebelum berkunjung.
5. Satu lagi museum yang juga unik, tapi perlu keberanian untuk mengunjunginya:  The Corrections Museum
Corrections Museum
Corrections Museum via travel.detik.com
Perlu nyali lebih untuk datang ke Bangkok Corrections Museum ini, soalnya, kamu akan melihat “manusia-manusia” disiksa dengan berbagai cara yang sadis dan gak manusiawi. Museum ini memamerkan berbagai alat penyiksaan serta cara-cara menyiksa tahanan yang dulu pernah diberlakukan. Museum ini sendiri terdiri dari tiga bangunan bekas penjara. Kebayang dong nuansa seramnya kayak gimana? Berani memasukinya?
 6. Nikmati juga serunya menjelajah pulau di tengah kota: Pulau Koh Kret
Perajin gerabah di Pulau Koh Kret
Perajin gerabah di Pulau Koh Kret via wheresidewalksend.com
Pulau Koh Kret ini memang berada di daratan utama, tepatnya di pojok utara kota Bangkok. Letaknya berada di tengah-tengah Sungai Chao Praya yang membelah kota ini. Dulunya, Pulau Koh Kret menyatu dengan bagian lainnya, sampai akhirnya dibangun kanal by-pass yang memotong lengkungan sungai. Karena aliran sungai yang ikut berubah, Koh Kret akhirnya menjadi bagian terpisah.
Pulau Koh Kret terkenal dengan kerajinan gerabahnya. Tempat ini sebagian besar berpenduduk etnis Mon yang berasal dari Burma, sehingga budaya mereka terasa kental menyatu dengan atmosfer pulau yang klasik. Pulau ini pas banget deh buat kabur sejenak dari sibuknya kota Bangkok, apalagi di sini terdapat beragam atraksi menarik plus makanan yang khas.
7. Ingin merasakan suasana pasar yang paling ramai di Thailand? Sambangi saja lorong-lorong Chatuchak Weekend Market sekalian cari oleh-oleh
Chatuchak Weekend Market
Chatuchak Weekend Market via hawkebackpacking.com
Kelihatan dari namanya, Chatuchak Weekend Market ini memang gak buka tiap hari, hanya di hari Sabtu dan Minggu aja. Mungkin salah satu sudutnya mirip denganSunday Morning di UGM Yogyakarta. Chatuchak adalah flea market alias pasar tumpah terbesar di Thailand yang sudah ada sejak 1950-an dan menjadi salah satu pasar yang paling menarik di Bangkok. Dengan lebih dari 8 ribu lapak, di sini kayaknya kamu bisa menemukan hampir apa aja, mulai dari pakaian, hewan peliharaan, barang antik, sampai makanan dan minuman.
Tanpa AC seperti di mal-mal, tentu aja tempat ini panas dan agak semrawut. Tapi, dari sini kamu bisa menyaksikan representasi dari hiruk-pikuk kehidupan di Bangkok.
8. Setelah puas dengan keramaian Chatuchak, pergilah ke taman kota Suan Rot Fai jika ingin mencari udara segar
Suan Rot Fai
Suan Rot Fai via learnthaiwithmod.com
Kalau kamu udah puas menikmati sumpek dan ramainya suasana Chatuchak, kamu bisa mencari udara segar hanya dengan sedikit melipir ke arah timur laut pasar ini. Adalah Suan Rot Fai, sebuah taman kota yang nyaman banget untuk disinggahi. Kamu akan dimanjakan dengan taman yang tenang sekalian sepedaan atau piknik. Meski di akhir pekan banyak orang yang juga “kabur” kemari, kamu tetap bisa menikmati hijaunya taman ini.
Tak hanya itu, di taman ini juga terdapat Bangkok Butterfly Garden & Insectarium, sebuah taman tertutup yang berisi rubuan kupu-kupu dan serangga yang terbang bebas. Kalau mau melihat aktivitas kupu-kupu secara optimal, datangilah taman ini pagi-pagi.
9. Tapi, paru-paru Bangkok yang sebenarnya ada di Bang Krachao. Temukan pengalaman berbeda saat menjelajahi oase ibukota Thailand yang satu ini
Bang Krachao
Bang Krachao, paru-paru Bangkok via www.nytimes.com
Kalau orang mengira kota besar macam Bangkok gak bisa bersinergi dengan alam, mereka mungkin belum tahu tentang Bang Krachao. Tempat ini adalah sebuah area hijau nan luas yang berada di seberang Sungai Chao Praya dari Klong Toey. Mirip dengan Koh Kret, tempat ini juga dulunya merupakan kawasan relokasi etnis Mon dari Myanmar.
Oase di pusat kota Bangkok ini sebagian besar berupa kebun dan taman. Untuk melindungi tempat ini dari eksploitase, pemerintah setempat melarang didirikannya bangunan di area ini. Di sinilah kamu bisa menemukan sisi lain kota Bangkok, yaitu oase hijau yang memukau.
10. Thailand juga memiliki budaya yang menakjubkan. Salah satunya bisa kamu lihat dalam pertunjukan wayang di Baan Silapin Artist’s House
Baan Silapin Artist's House
Pertunjukan wayang di Baan Silapin Artist’s House via www.davestamboulis.com
Ya, pertunjukan wayang gak cuma bisa kamu temukan di Jawa aja, Thailand juga punya pertunjukan wayang yang ditampilkan oleh seniman setempat. Datanglah ke Baan Silapin Artist’s House, sebuah rumah kayu yang berada di kanal Klong Bang Luang. Komunitas  masyarakat yang ada di sini berusaha mempertahankan kesenian tradisional warisan leluhur mereka dengan menampilkan kesenian wayang kepada anak-anak, dan juga mengajarkan mereka untuk menampilkannya.
Biasanya, penampilan wayang ini bisa kamu saksikan mulai dari jam dua siang. Pertunjukan yang diadakan oleh komunitas ini  ini gak dipungut biaya, tapi gak ada salahnya menyumbangkan sedikit uang buat mereka. Lewat Baan Silapin Artist’s House ini, kamu bisa menemukan pengalaman berharga lewat kesenian yang mereka tampilkan. "hipwee" 
Nah, itulah dia beberapa pesona wisata yang bisa kamu nikmati secara gratis di Bangkok. Kamu mau nambahin? Bagiin yuk di kolom komentar.
 
 
Support : Creating Website | Johny Template |
Copyright © 2014. Backpacker, Liburan, Wisata, Tiket Online, Tiket Promo, Air Asia, Lion Air, Garuda, Sriwijaya - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Muhadis
Proudly powered by Blogger