Pulau Tidung

Pulau TidungPernah mendengar Jembatan Cinta? Pasti kamu berpikir itu berada di luar negri, jangan salah, gak perlu jauh-jauh dan biaya mahal untuk dapat ke Jembatan cinta. Jembatan Cinta merupakan daya tarik sendiri untuk kawasan wisata yang satu ini. Tidung, merupakan salah satu pulau yang termasuk dalam gugusan Kepulauan Seribu, dan masih dalam wilayah DKI Jakarta. Pulau Tidung di bagi menjadi dua yaitu pulau Tidung besar dan pulau Tidung kecil yang dihubungkan oleh jembatan yang biasa di sebut Jembatan Cinta dengan panjang kira-kira 800 meter.

Aktivitas yang bisa di lakukan di Pulau Tidung antara lain:
Berjalan: kamu bisa berjalan diatas jembatan Cinta menuju Pulau Tidung kecil sambil melihat pemandangan di bawah air laut seperti terumbu karang dan ikan - ikan kecil yang berada di sisi jembatan yang terbuat dari kayu ini.
Jembatan Cinta adalah tempat yang tepat untuk melihat terbit dan terbenamnya matahari atau jika kamu ingin menguji keberanianmu, kamu bisa melakukan aktivitas yang satu ini, kamu bisa melompat ke dasar laut dari atas jembatan dengan ketinggian sekitar 10 meter.

Pulau TidungBersepeda: Hanya dengan Rp. 15000, kamu sudah dapat bersepeda mengelilingi pulau Tidung Besar yang asri dan alami karena tidak ada mobil di sekitar pulau ini. Suasana di Pulau Tidung sangatlah berbeda dengan suasana perkotaan Jakarta. Di sini yang ada haya rumah-rumah penduduk dengan tanaman di depannya dan pohon-pohon rindang sisi di jalan yang tidak terlalu besar.
Snorkeling: Jangan khawatir kalau kamu tidak memiliki atau tidak membawa peralatan snorkeling karena kamu dapat menyewanya, hanya dengan Rp.35.000. Airnya yang jernih membuat kita dapat melihat aneka makhluk hidup yang ada di bawah air beserta terumbu karang yang ada. Untuk menikmati pemandangan yang lebih indah, kamu dapat menyewa perahu agar dapat mencapai beberapa spot bawah laut yang indah.
Banana Boat dan kano: Kamu juga bisa menikmati permainan air yang satu ini, karena pantainya yang dangkal dan airnya yang bersih, pantai di sekitar Pulau Tidung merupakan alternatif tempat wisata yang aman bersama keluarga dan anak-anak.

Fasilitas di pulau ini juga telah dikembangkan, itu terbukti dengan adanya warung-warung di sekitar yang relatif murah sekitar Rp.10.000 per porsi makanan yang di sediakan oleh penduduk setempat. Di Pulau Tidung juga terdapat penginapan bergaya homestay yang nyaman, dengan pilihan kamar AC atau non AC meski tidak sekelas hotel ataupun resort namun penginapan yang disediakan cukuplah bersih, atau kamu ingin mencoba alternatif lain dengan berkemah dipinggir pantai untuk bermalam.

Akses ke Pulau Tidung

Dengan menggunakan kapal dari Muara Angke, Jakarta. Waktu yang diperlukan untuk pergi ke pulau Tidung tidaklah lama hanya sekitar 2 sampai 3 jam perjalanan. Jadwal kapal yang menuju pulau Tidung sekitar pukul 07.00 WIB jadi pastikan kamu tidak ketinggalan kapal. Karena untuk menuju Pulau Tidung menggunakan jalur air maka selama perjalanan kamu tidak akan dibosankan dengan kemacetan yang biasa terjadi di jalan-jalan darat menuju tempat wisata, Untuk menuju pulau Tidung dengan menggunakan perahu hanya dengan Rp 33.000 per orang. Cara lain menuju pulau Tidung dengan menggunakan jasa wisata, biasanya menggunakan kapal boat khusus yang akan berangkat dari Ancol dan tentunya harga lebih mahal daripada menggunakan perahu.

About Tidung Island

Have you ever heard of the Bridge of Love? Maybe you think it was far away but make no mistake, it's not far and not expensive to go to the Bridge of love. The bridge is an attraction of the tourist area of Tidung island, one of the islands of the Thousand Islands, and still in the Jakarta area. Tidung island is divided into two large islands Tidung Besar and Tidung Kecil, connected by the Bridge of Love with a length of approximately 800 meters.
There are many things you can do on the island Tidung Besar, among others:
Walking. You can walk over the Bridge of Love to the island Tidung Kecil. From the bridge you can see the coral reefs and fish below the surface - small fish that live close to the side of the wooden bridge. Bridge of Love is a great place to see sunrise and sunset too and if you want to test your courage, you can jump the 10 meters from the bridge into the sea.

Cycling: For only Rp. 15000 per day you can already cycle around the island of Great Tidung. It's beautiful and quiet since there are no cars allowed on the island. The atmosphere on the island Tidung is very different from the urban Jakarta. Here are just people's homes with plants in front and trees shadowing over the small roads.

Snorkeling: Do not worry if you do not have or not to bring snorkeling equipment because you can rent it for only Rp. 35.000. The water is clear, abling you to see a variety of creatures and coral reefs. You can hire a boat to get to some of the more remote, beautiful underwater spots.

Banana Boat and canoe: because the sea in front of the beaches is shallow and the water is clean, the beaches around the Tidung island are safe for children.

You can eat local food at the many stalls for about Rp. 10,000 per meal. The accommodations on Tidung island are cozy homestays, with a choice of AC or non AC rooms. Alternatively you can go camping at the beach. There aren't any top-class hotels or resorts at Tidung island.

Getting to Tidung Island

Tidung Besar Island is easily reached by ferry from the Muara Angke harbour in Jakarta, it takes about 2 to 3 hours. There is only one ferry a day leaving at around 7:00 am so make sure you do not miss the boat. The boat fare is about Rp. 33,000 per person.
Another way to get to the island Tidung Besar is by using an arranged tour, usually with a special boat departing from Ancol Harbour. Of course this will be more expensive than using the ferry.


Previous
Next Post »