Wisata Kuliner : Lontong Balap Surabaya


Lontong balap adalah salah satu kuliner legendaris khas kota Surabaya. Lontong balap sudah ada sejak dulu. Awalnya para penjual lontong balap menjajakan dagangannya dengan menggunakan kemaron (wadah berukuran besar dari tanah liat). Para penjual saling berpacu menuju Pasar Wonokromo untuk berebut pembeli. Nah, dari situlah asal mula nama lontong balap. Sekarang lontong balap masih tetap eksis sebagai kuliner khas andalan kota pahlawan ini. Hanya saja penjualnya tidak lagi menggunakan kemaron besar, namun menggunakan panci yang terbuat dari logam. Cara berjualannya pun tidak lagi dipikul tapi lebih sering dijual dengan kereta dorong dalam warung. Soal rasa, lontong balap Surabaya tetap enak dan menjadi favorit banyak orang.
Lontong balap Surabaya terdiri dari lontong yang diiris kecil, irisan tahu dan remasan lentho. Lentho sendiri terbuat dari kacang tolo dan bumbu khas. Semuanya disajikan dalam piring dengan tambahan kecambah setengah matang di atasnya dan sedikit kuah. Selain itu kecap dan taburan bawang goreng turut melengkapi sajian. Jika suka pedas bisa juga menambahkan sambal sesuai selera. Lontong balap akan terasa lebih nikmat jika dimakan dengan sate kerang, dan minuman pendampingnya es degan.
Salah satu warung lontong Balap yang paling terkenal di Surabaya yaitu Warung Lontong Balap Cak Gendut. Warung ini sudah berdiri sejak tahun 1956. Selama berpuluh tahun warung lontong balap ini berada di Jalan Kranggan, tidak jauh dari bioskop Garuda. Barulah pada tahun 2012 warung ini pindah ke Jalan Moestopo. Warung lontong balap legendaris ini, kini diteruskan oleh anak laki-laki Cak Gendut. Dari pertama berdiri hingga kini, resepnya selalu dipertahanjkan. Pemilihan bahan baku yang berkualitas juga menjadi jaminan kelezatan makanan ini. Jika Anda di Surabaya tak ada salahnya mencoba kuliner ini. Harga seporsi lontong balap sekitar 7.000 hingga 10.000 rupiah. Sedangkan sate kerang cukup 1.000 rupiah per tusuknya. Cukup murah bukan.
Previous
Next Post »