Wisata Bandung : Observatorium Bosscha


Alamat : Observatorium Bosscha terletak di Lembang, sekitar 15 km ke arah Utara Bandung dengan koordinat geografis 107 36′ BT – 6 49′ LS

Wisata bandung, bosca, observatorium

Observatorium Bosscha adalah sebuah Lembaga Penelitian dengan program-program spesifik. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, obervatorium ini merupakan pusat penelitian dan pengembangan ilmu astronomi di Indonesia. Sebagai bagian dari  Fakultas MIPA – ITB, Observatorium Bosscha memberikan layanan bagi pendidikan sarjana dan pascasarjana di ITB, khususnya bagi Program Studi Astronomi, FMIPA – ITB. Penelitian yang bersifat multidisiplin juga dilakukan di lembaga ini, misalnya di bidang optika, teknik instrumentasi dan kontrol, pengolahan data digital, dan lain-lain. Berdiri tahun 1923, Observatorium Bosscha bukan hanya observatorium tertua di Indonesia, tapi juga masih satu-satunya obervatorium besar di Indonesia.

Wisata bandung, bosca, observatorium

Observatorium Bosscha adalah lembaga penelitian astronomi moderen yang pertama di Indonesia. Observatorium ini dikelola oleh Institut Teknologi Bandung dan mengemban tugas sebagai fasilitator dari penelitian dan pengembangan astronomi di Indonesia, mendukung pendidikan sarjana dan pascasarjana astronomi di ITB, serta memiliki kegiatan pengabdian pada masyarakat.

Observatorium Bosscha juga mempunyai peran yang unik sebagai satu-satunya observatorium besar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara sampai sejauh ini. Peran ini diterima dengan penuh tanggung-jawab: sebagai penegak ilmu astronomi di Indonesia.

Dalam program pengabdian masyarakat, melalui ceramah, diskusi dan kunjungan terpandu ke fasilitas teropong untuk melihat objek-objek langit, masyarakat diperkenalkan pada keindahan sekaligus deskripsi ilmiah alam raya. Dengan ini Observatorium Bosscha berperan sebagai lembaga ilmiah yang bukan hanya menjadi tempat berpikir dan bekerja para astronom profesional, tetapi juga merupakan tempat bagi masyarakat untuk mengenal dan menghargai sains. Dalam terminologi ekonomi modern, Observatorium Bosscha berperan sebagai public good.

Wisata bandung, bosca, observatorium

Tahun 2004, Observatorium Bosscha dinyatakan sebagai Benda Cagar Budaya oleh Pemerintah. Karena itu keberadaan Observatorium Bosscha dilindungi oleh UU Nomor 2/1992 tentang Benda Cagar Budaya. Selanjutnya, tahun 2008, Pemerintah menetapkan Observatorium Bosscha sebagai salah satu Objek Vital nasional yang harus diamankan.

bulan, Wisata bandung, bosca, observatorium

Aksesibilitas :

Dari Insinyur Jl. H. Juanda (Dago)
1. Ke arah utara di Jalan Insinyur Haji Djuanda (250 m)
2. Belok sedikit ke kiri menuju Jalan Bengkok (290 m)
3. Belok sedikit ke kiri menuju Jalan Pasirmuncang (400 m)
4. Belok sedikit ke kiri menuju Jalan Dago Giri (170 m)
5. Belok sedikit ke kanan untuk tetap di Jalan Dago Giri (1,6 km)
6. Belok kiri menuju Jalan Sukanagara Pagerwangi (400 m)
7. Ambil ke-1 kanan agar tetap di Jalan Sukanagara Pagerwangi (110 m)
8. Ambil ke-1 kiri agar tetap di Jalan Sukanagara Pagerwangi (85 m)
9. Ambil ke-1 kanan agar tetap di Jalan Sukanagara Pagerwangi (1,9 km)
10. Belok kiri untuk tetap di Jalan Sukanagara Pagerwangi (650 m)
11. Belok kanan menuju Jalan Cijeruk (270 m)
12. Belok kiri untuk tetap di Jalan Cijeruk (290 m)
13. Belok kiri menuju Jalan Pasir Handap (350 m)
14. Belok kanan menuju Jalan Pasir Handap (280 m)
15. Ambil belokan kiri ke-2 ke arah Jalan Cijengkol (250 m)
16. Ambil belokan kanan ke-1 ke arah Jalan Cijengkol (63 m)
17. Belok kanan menuju Jalan Cijengkol     (110 m)
18. Belok tajam ke kiri (350 m)
19. Ambil ke-1 kiri (240 m)
Peneropongan Bintang Boscha Lembang
Source : bandungvillarental.com

Previous
Next Post »